math mascot
Matematika5 mnt baca

Rata-Rata Nilai: Cara GPA Sebenarnya Dihitung

Seorang mahasiswa dengan nilai A di mata kuliah pilihan 1 kredit dan nilai C di kuliah 4 kredit tidak memiliki GPA 3.0. GPA adalah rata-rata tertimbang, bukan rata-rata sederhana -- dan salah memahami perbedaan itu dapat menimbulkan kejutan yang tidak menyenangkan di akhir semester. Begini cara perhitungan nilai sebenarnya bekerja.


Skala 4.0

Skala penilaian 4.0 Amerika memberi nilai numerik pada setiap huruf nilai. Skala ini menjadi standar dalam pendidikan tinggi AS sejak 1940-an, meskipun asal-usulnya bisa ditelusuri kembali ke Mount Holyoke College pada 1897.

HurufPoin GPAPersentase
A+4.097–100
A4.093–96
A-3.790–92
B+3.387–89
B3.083–86
B-2.780–82
C+2.377–79
C2.073–76
C-1.770–72
D+1.367–69
D1.060–66
F0.00–59

Poin GPA berdasarkan huruf nilai

Penilaian plus/minus tidak bersifat universal. Beberapa sekolah hanya memakai huruf nilai utuh (A = 4.0, B = 3.0, dst.), sementara yang lain memakai skala plus/minus di atas. Periksa skala khusus institusi Anda -- selisih antara A dan A- bisa berpengaruh pada beasiswa dan penerimaan sekolah pascasarjana.

GPA tertimbang vs tidak tertimbang

Rata-rata sederhana memperlakukan setiap kelas sama. Rata-rata tertimbang memberi bobot lebih besar pada kelas yang memiliki lebih banyak jam kredit. Karena mata kuliah 4 kredit mewakili beban kerja empat kali lebih besar daripada mata kuliah 1 kredit, maka ia seharusnya membawa bobot empat kali lebih besar dalam GPA Anda.

Weighted vs Simple GPACourseGradeCreditsQuality PtsCourse AA (4.0)312.0Course BB+ (3.3)413.2Course CC (2.0)36.0Simple Average3.10vsWeighted (by credits)3.12
Weighted GPA formula:

  GPA = Σ(grade_points × credit_hours) ÷ Σ(credit_hours)

Example:
  Course A:  A  (4.0) × 3 credits = 12.0
  Course B:  B+ (3.3) × 4 credits = 13.2
  Course C:  C  (2.0) × 3 credits =  6.0
  ─────────────────────────────────────
  Totals:              10 credits   31.2

  GPA = 31.2 ÷ 10 = 3.12

Simple average would give: (4.0 + 3.3 + 2.0) ÷ 3 = 3.10
The difference is small here, but grows with uneven credits.

Mengapa jam kredit penting

Pertimbangkan dua mahasiswa yang sama-sama mengambil empat mata kuliah. Mahasiswa A mendapat A di lab 1 kredit dan C di kuliah 4 kredit. Mahasiswa B mendapat B di keduanya. GPA tertimbang Mahasiswa A adalah 2.4 -- jauh lebih rendah daripada 3.0 milik Mahasiswa B, meskipun Mahasiswa A memiliki nilai "A" di transkripnya.


Perhitungan "Saya butuh nilai berapa di ujian akhir?"

Inilah pertanyaan yang ditanyakan setiap mahasiswa pada minggu terakhir semester. Rumusnya adalah penyusunan ulang aljabar yang cukup sederhana:

Required final grade formula:

  needed = (target × 100 - current × (100 - final_weight))
           ÷ final_weight

Where:
  target       = desired overall grade (e.g. 90 for an A-)
  current      = your grade before the final (e.g. 85)
  final_weight = what % the final is worth (e.g. 30)

Example:
  needed = (90 × 100 - 85 × 70) ÷ 30
  needed = (9000 - 5950) ÷ 30
  needed = 101.7%

  → You need a 101.7% to get an A-. Time to aim for a B+.

Sistem penilaian internasional

Skala 4.0 terutama digunakan di Amerika. Negara lain memakai sistem yang sama sekali berbeda, yang membuat perbandingan nilai internasional menjadi cukup rumit:

  • Britania Raya -- First Class (70%+), Upper Second / 2:1 (60-69%), Lower Second / 2:2 (50-59%), Third (40-49%). Nilai "70%" di Inggris kira-kira setara dengan A di Amerika.
  • Jerman -- 1.0 (sangat baik) hingga 5.0 (gagal). Skalanya berjalan terbalik dibanding AS: 1.0 adalah yang terbaik, 4.0 adalah batas lulus.
  • India -- CGPA 10 poin (Cumulative Grade Point Average) digunakan oleh sebagian besar universitas, dengan sebagian lainnya memakai sistem berbasis persentase.
  • Jepang -- skala S/A/B/C/F di mana S (shu) adalah yang tertinggi, kira-kira setara dengan A+. Beberapa universitas menggunakan sistem GPA 4.0 berdampingan dengan huruf nilai.

GPA tertimbang sekolah menengah

Sekolah menengah di AS sering menambahkan satu poin ekstra untuk mata pelajaran AP atau Honors. Nilai A di AP Chemistry bisa dihitung sebagai 5.0 alih-alih 4.0, sehingga siswa dapat melampaui GPA 4.0. Ini disebut weighted GPA (berbeda dari pembobotan jam kredit di perguruan tinggi). Siswa dengan GPA tertimbang 4.3 bukan berarti memiliki nilai "lebih dari sempurna" -- mereka mengambil mata pelajaran yang lebih sulit.


GPA adalah rata-rata tertimbang, bukan rata-rata sederhana. Satu nilai rendah pada mata kuliah dengan kredit besar lebih merugikan daripada nilai tinggi pada mata kuliah berkredit kecil membantu. Matematikanya sederhana setelah Anda mengetahuinya -- bagian sulitnya adalah mengetahui itu sebelum nilai akhir diumumkan.

Coba sendiri

Praktikkan apa yang Anda pelajari dengan Grade Calculator kami.

Rata-Rata Nilai: Cara GPA Sebenarnya Dihitung | ToolsCanvas